Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kementerian Gelar Vaksin Perdana, Komentar Netizen Bikin Senyum Hingga Ketawa

Kemarin, 23/2, Kementerian Kesehatan bersma Kementerian Agama menggelar vaksinasi massal COVID-19 tahap pertama ke 1000 tokoh lintas agama, di Masjid Istiqlal, Jakarta. 



Total sasaran vaksinasi diperkirakan mencapai 5000 orang yang ditargetkan rampung dalam waktu 5-6 hari, seperti yang diunggah Kementerian Kesehatan RI dalam postingan facebooknya.

Informasi yang diunggah Page Facebook Kementerian Kesehatan RI tersebut mendapat banyak respons pengguna facebook.


Gb. Respons hingga tulisan ini dibuat.

Tak sedikit komentar netizen yang menilai bahwa prioritas vaksinasi tenaga pendidik harus lebih didahulukan.

"Tenaga pendidik sama anak didik kpn itu juga masalahnya maju mundurnya bangsa tergantung pendidikan seharusnya didahulukan seperti tenaga kesehatan tp kenapa malah yg lain yg di piroritaskan apa lebih penting pedagang pasar dr pada tenaga pendidik sama snak didik inikan masa depan bangsa"
komentar pengguna facebook bernama Wisnu R.

Komentar Wisnu R pun mendapat banyak balasan komentar dari netizen lainnya salah satunya seperti berikut,

"Wisnu R bener mas, harusnya tenaga kesehatan dulu, trus tokoh² pemerintahan yang pro, baru masyarakat, toh kalo masyarakat mau" tulis pengguna facebook bernama Muhammad Dzain Adzikri.


Tetep ada saja namanya netizen otak pebisnis mengambil peluang yang ada, lihat kumpulan netizen, akun bernama Bba Channel, malah mengomentarinya dengan ajakan cari cuan di Snack Video. Hihihi. 

"INI NYATA.AYO SEBELUM ANDA KETINGGALAN!!!

Yg mau penghasilan tambahan 50rb sehari bisa di WD/Transfer ke ovo/gopay dll
Download app snack vidio .. 
masukan Kode undangan adalah [816 073 341]. Salin seluruh teks ke clipboard.
Ketuk tautan di bawah ini untuk membuka / menginstal Snack. (cara yang disarankan)http://sck.io/2frdcuwx
" tulisnya.

Teman-teman baca juga seputar snack video atau vtube ya teman-teman, banyak kasus money laundry katanya... hmm..



Tak ayal ada juga yang berteori konspirasi tanpa bukti, atau mungkin ia adalah elite global berpengalaman (?).

"mulai star ni politik n ekonomi dunia, lihat aja tahap berikutnya masyarakat akan di tagi karena sudah ketergantungan sama vaksin.kerugian jangka panjang dari vaksin untuk tubuh belum terbukti atau blm di praktekan," tulis akun facebook bernama Kana Sani.

Namun ada juga yang sangat mendukung, demi kembalinya situasi negeri yang damai tanpa pandemi.


"Hayoo !!! semoga segera terwujud indonesia sehat tanpa masker. (kangen seperti dulu) 👍🏽," tulis akun bernama Arief Ahmad.

Bahkan ada yang menganalisis foto postingan yang dibagikan facebook Kementerian Kesehatan RI tersebut.

"Dari sekian banyak foto tokoh agama rata2 mimik wajah dan sorot matanya cenderung cenderung menunjukkan rasa cemas, gelisah dan takut," tulis akun bernama Deka Pro.



Sudah pasti, ada juga yang geram, meluapkan pertentangan antar netizen, netizen kali ini merasa iba sekaligus kesal kepada yang netizen yang masih tidak percaya adanya COVID-19. Namun ujung-ujungnya dia tetep ngasih peringatan, mungkin sebenarnya dia sayang. Xixixi

"Yang komen sepelehkan Covid belum pernah merasakan Sanak saudaranya ada yang kena atau bahkan sampai meninggal!! Dulu Saya Seperti Kalian Sepelehkan Covid Tp Setelah ibu saya meninggal Karna covid saudara & istri saya terpapar covid Baru saya Sadar Covid itu sangat berbahaya saat virus itu Merusak paru".. so jangan sampai kalian Sepelehkan Covid.. MULUT MU HARIMAUMU!!! 
Be smart & Stay healthy
" tulis akun bernama Ibrahim Fitrah Nusale.

Tak lengkap sepertinya kalau postingan viral jika tidak ada komentar netizen yang out of topic demi jokes nya.

"Saya tidak perduli dengan postingan ini. Tapi tolong kepada pegawai indomart ataw alfamart, untuk tidak menaruh kondom didekat kasir, karena adik saya nangis nangis guling guling kepingin dibeliin itu, dia kira itu permen karet. 
Terima kasih,
" tulis akun bernama Malik.


Ekspresi pegawai Ind*maret setelah baca komentar.

Hayo teman siapa yang komen kek begitu...? Kalo kenal kasih paham, eh maksudnya kasih link artikel ini ya ^^

Info sedikit Kementerian Kesehatan RI bahwa Vaksinasi COVID-19 bagi 181,5 juta penduduk Indonesia akan segera dimulai. Tahap pertama akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan penunjang serta petugas pelayanan publik esensial.

Jika teman-teman membutuhkan informasi seputar Vaksinasi COVID-19, dapat menghubungi Hotline 119 ext 9.

Salam sehat 🇮🇩