Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Komentar Bagus Orang Indonesia Soal Obsesi Manusia Meneliti Planet Mars

Telah setengah abad lamanya manusia menghabiskan waktu mereka meneliti planet Mars. Namun, hingga saat ini masih banyak perdebatan dan pertanyaan sebenarnya apa sih tujuan penelitian mereka? 

Berikut ini komentar-komentar netizen Indonesia soal obsesi negara-negara besar dalam meneliti planet Mars tersebut.


Mengutip Narasinewsroom, Mars telah diteliti Amerika Serikat setengah abad lamanya, dengan menjalankan Mars Exploration Program NASA. Salah satu pesawat mereka mendarat pada 18 Februari ini. Sedangkan Uni Emirat Arab (UAE) dengan Spacecraft nya bernama Hope Probe telah tiba di orbit sekitar Mars pada 9 Februari. Tak mau kalah, Tianwen-1 milik China pun menyusul sehari setelahnya. Misi serupa pun dilakukan gabungan Eropa-Rusia yang akan meluncurkan robot penjelajah Mars, bernama Rosalind Franklin pada 2022 mendatang. Iran, Turki, Korea pun telah mengembangkan roket lokal. Tentunya modal penelitian mereka sangat besar.

"Katanya bumi dah rusak. Tpi kenapa biaya untuk ke mars tidak dipake untuk memperbaiki bumi saja?" tulis @bettafora.auc

"Kita terlalu fokus menghabiskan begitu banyak biaya dan tenaga utk planet yg masih tidak diketahui dgn baik. Lantas, kenapa tidak kita fokuskan menjaga dan memperbaiki planet yg saat ini kita huni? Kemiskinan dan kelangkaan pangan di beberapa negara seharusnya menjadi pusat perhatian. Pindah ke Mars jg blm tentu lebih baik karena akan ada orang2 serakah jg yg ingin berkuasa. Selama ada orang yg serakah, dimanapun itu, tempatnya berpijak akan selalu dirusaknya." tulis @febrisatrio.


Pada 1877, Astronom asal Italia, Giovanni Schiavarelli, melihat ada garis di planet Mars, namun Atronom sekaligus pengusaha AS, Percival Lowell, salah menafsirkannya menajdi "penghuni Mars", sejak itu viral buku, film, dan lagu tentang Mars. bahkan hingga saat ini.

Profesor Astronomi, David A. Weintraub, menyebut kemiripan adalah hal yang membuat penduduk bumi terobsesi Mars. Mars mempunyai musim, rotasi dan jumlah paparan sinar matahari yang sama. 

Jika tujuan mereka untuk tinggal di Mars, beginilah komentar @yafierahmat. dan @zain_royan.

"Entah aku skeptis saja. Air tidak terdapat disana. Hanya berdasarkan penelitian penginderaan jauh yang menunjukkan bekas-bekas jejak danau, sungai, air, mineral, dan lainnya yang memungkinkan kehidupan. Memungkinkan. Tetapi keadaannya gersang dengan temperatur yang ekstrim. Baguslah untuk kemajuan pengetahuan dan penelitian tetapi untuk menjadi tempat hidup dan kolonisasi manusia, skeptis terasa sangat nyata. Hanya pendapat." tulis @yafierahmat.

"Ohh its gonna be a long paragraph. Pertama-tama dari segi DNA. Manusia merupakan mahluk hidup dengan level intelect tertinggi di bumi meski cuman 1% perbedaan dengan kera. Kita Manusia merupakan explorer. Weve come along way from invading villages, cities. Country and continents. Theres no limitation. Second of all, mars merupakan sebuah planet yang paling possible untuk di explor dari bumi mengingat jarak dari bumi ke mars demgan menggunakan teknologi saat ini adalah 9 bulan. Mars juga berpotensi setidaknya dahulu menjadi sumber kehidupan meskipun di level microorganism. Ketiga. Dari segi business jika ada salah satu orang yang akan menjadi triliuner atau selebihnya itu merupakan oramg yg berhasil melakukan mining atau pertambangan baik itu di bulan, mars ataupun asteroids. Ke empat. Next generation of humanity. Kita memang sudah melewati 2 perang dunia tidak menutup kemungkinan perang dunia ke tiga akan terjadi soon or later. So in case of dissaster mars is the only possible planet for human to live on. That ofc if they can able to live in a earthlike dome. Cuz the air is far from breathable. So to answer the question why mars? Ehy not? Were explorer. Just because one born in a planet doesnt have to die in the same one. To push our boundaries. The damage that weve done to earth is far from reversable. Its chaos. Plus its kinda cool the fact that when a baby born in mars we all have to add planet di kartu ktp atau passport kita hehe." tulis @zain_royan.


Planet Mars mungkin begitu seksi untuk diketahui. Jurnalis Sains National Geographic, Nadia Drake, Ph.D, menyebut "Mars adalah enigma abadi, suatu tempat yang diketahui secuil namun tak kita mengerti. Alasan kenapa Mars tetap bertahan pada semangat zaman dan populer, mungkin sederhananya: Bahkan ketika pengetahuan kita tentang Mars dari waktu ke waktu semakin tajam, kita masih bisa dengan mudah membayangkan diri kita di sana, membangun rumah baru melampaui batasan bumi."

"selama ini aku suka baca fakta2 ttg planet mars trs karna kemarin hbs nonton space sweepers jadi makin penasaran sm mars wkwk" tulis akun bernama @fany_sebayang.

Namun, tidak semua manusia di bumi terobsesi dengan Mars. Bumi adalah tempat terbaik bagi manusia.

"Ga semua manusia terobsesi dengan Planet Mars.... ada bbrp sekumpulan manusia terobsesi dengan Kaplingan Surga dengan 72 bidadari." Tulis @igahok

"Negara lain meneliti mars, orang indo masih sibuk meneliti hidup orang,😂" Tulis @pajenkerz.


Tapi, apa benar selama ini penelitian sains tentang Mars adalah benar-benar hanya untuk mengetahui bagaimana di Mars? atau sains hanya kedok?

"Sebenarnya menurut saya lebih ke penjajahan modern,sains hanya kedok,. Dari zaman dulu jika suatu wilayah belum tersentuh dan tak berpenghuni maka wilayah itu akan di claim milik sang penemu,begitu juga mars dan bulan,.di atas kertas mars dan bulan milik siapa?.makanya mereka berlomba2 untuk menuncapkan bendera pertamanya untuk mengclaim daratan tersebut,. Mereka tidak lagi menjajah suatu wilayah,tp menjajah planet lain,." Tulis @masshall_gli.83


Sekian.