Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Riset Online untuk Mengefektifkan Penjualan



Jika ditanya prodak apa yang laris dan menguntungkan tentu sepakar-pakarnya pebisnis tidak akan bisa menjawab karena jika bisa tentu dia akan esekusi sendiri. Namun jika ditanya yang berpotensi mungkin bisa jawab, karena mereka pebisnis handal memiliki ilmu, pengalaman dan yang terpenting riset pasar.

Itulah yang membedakan pebisnis dan dukun, Jika dukun berdasarkan penerawangan gaib yang belum tentu bisa dipelajari, namun pebisnis melakukan riset berdasarkan data dan fakta lapangan yang bisa dipelajari sehingga bisa memprediksi kemungkinan besar bisa menguntungkan.

Di Jaman internet ini ternyata riset menjadi lebih mudah, karena ternyata data dan fakta bisa kita temukan lebih cepat dan akurat karena semua data biasanya sudah direkam oleh pemilik situs. Contohnya seperti situs-situs besar Google, Facebook, Instagram hingga marketplace lokasi seperti shopee, tokopedia dan bukalapak.

Nah permasahaannya tidak semua orang tahu dan paham, sehingga ini masih terbuka lebar peluangnnya untuk mulai membuka bisnis hingga meningkatkan performa penjualan bisnis teman-teman.

Nah langsung Gas aja berikut beberapa cara dan alat riset online

1. Google Trends


Google trends adalah tools atau alat yang disediakan gratis oleh google untuk memberikan data pencarian di google yang sedang trends dan lebih jauh lagi memberikan data pencarian perwilayah dan kata pencarian yang saling berhubungan.

Caranya masuk ke situs https://trends.google.co.id/ Pada tampilan awal akan ditunjukan seperti gambar di atas yaitu jumlah volume pencarian yang sedang trends.

Lebih dalam lagi kita bisa masukan kata kunci yang ingin kita cari perwilayah dan kata kunci berhubungannya di menu search google trends, Misal admin neh masukan kata kunci "Dewa Kipas"




Nah terlihat kan data-datanya di atas, Dengan begitu jika membuat konten tentang dewa kipas di daerah yang disebutkan di atas maka akan membuat konten yang klop karena memang sedang hot.

Kalau untuk penjualan tentu lebih efektif misal kita nanti fokus jualan di daerah tertentu yang memang sedang hot sehingga tidak salah sasaran.

2. Google Keyword Planner

Google Keyword planner adalah tools atau alat yang masih sama disediakan google untuk meriset kata kunci lebih detail lagi.

Misal  keyword "Jual ubi cilembu jakarta" nanti apakah akan ada yang mencarinya, Jika ada tentu sebuah peluang untuk berjualan telor burung puyuh di tangerang sehingga tidak menduga-duga lagi tentang pasarnya nya atau konsumennya.

Caranya masuk https://ads.google.com/aw/keywordplanner 

lalu masukan kata kunci peluang yang ingin dicari, Nah misal tadi "Jual Ubi Cilembu Jakarta"

Nah hasilnya ternyata ada yang mencari, artinya peluan pasar terbuka, kita masih berpeluang jualan online ubi cilembu di jakarta.

3. Twitter Hastag Trending dan Search



Twitter Hastag trending berguna seperti google trends mengetahui sesuatu yang sedang hots dan trends di media sosial twitter dan kita bisa mencari lebih dalam lagi informasi dengan mengklik hastag tersebut.

Nah setelah masuk twitter lalu klik #Explore maka akan muncul beberap topik yang sedang ramai atau hots, Dengan mengklik salah satu topik maka akan ketemu informasi yang lebih jauh lagi, Misal kita klik trending Selingkuh neh,


Nah dengan begitu bisa membuat topik penjualan sesuai dengan yang hot sehingga tergabung dalam obrolan dan mungkin tambah viral.

selanjut search twiter juga berguna untuk mencari pelanggan langsung dengan langsung memasukan kata kunci yang ingin dicarinya.


Misal kita buka jasa rental mobil di jatinangor, dengan langsung mengetikan kata kunci rental mobil di jatinangor maka akan langsung muncul pelanggan yang sedang mencarinya seperti gambar di atas.

4. Facebook Insight dan facebook searching


Facebook Insight adalah tools atau alat yang disediakan facebook untuk mengetahui data rekaman yang tersimpan dalam facebook atau hampir mirip dengan google keywords planner.

Kelebihannya facebook insight memberikan data lebih mendetail seperti umur, kelamin, pekerjaan, hubungan dan yang lainnya sehingga membuat lebih akurat lagi untuk penjualan.

Facebook Insight lebih cocok untuk pengguna facebook ads karena tools ini akan terhubung langsung. Facebook ads nanti akan menjangkau sesuai kriteria yang telah kita tetapkan dari facebook Insight

Caranya langsung ke https://web.facebook.com/ads/audience-insights 

lalu masukan kata kunci sesuai yang kita mau layaknya google keyword, misal neh hijab fashion


Maka akan muncul data Hijab Fashion, dengan begitu bisa acuan untuk beriklan berjualan hijab nantinya.

Facebook Serching


Cara kerjanya hampir sama dengan twitter search tinggal cari kata kunci yang kita cari maka akan muncul, Nah seperti jika kita membuka jasa rental jatinangor, tinggal ketik rental mobil jatinangor kemungkinan akan muncul orang yang sedang cari, Seperti gambari di atas langsung ketemu.

Tentu langsung bisa menghasilkan penjualan kalau ini karena sangat tepat dan akurat

5. Search MarketPlace

Berguna untuk mencari ide prodak jualan yang sedang hots dan laris atau untuk menjadi dropship/reseller/agennya, apapun Marketpacenya polanya hampir sama.

Tinggal masuk ke searching marketplace misal apron seperti gambar di atas, Nah tinggal kita tiru modelnya lalu menjual kembali, karena terlihat prodak apron model seperti di atas sangat laris.

Atau kita menjual kembali di marketplace lain atau platform lain seperti WhatApps, google, Facebook hingga Twitter


Mungkin Lain kali admin bahas lebih dalam lagi agar risetnya menjadi lebih akurat dan baik lagi tentunya, Ini hanya sebagai pondasi saja.


Baca juga Modal NOL hasil Ratusan Juta dengan Cara Rebahan: Cara kerja Dropship.