Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Tips Agar tidak Gagal Produktif menurut Orang Sukses

 


Di Jaman internet sekarang yang serba instan dan canggih hanya sebagian orang yang berhasil menjadi lebih produktif sisanya kebanyakan malah terlena dan membuat malas. Tidak ada karya yang dihasilkan yang ada hanya keluhan yang bilang dunia ini tidak adil atau kita tidak memiliki privilige atau keistmewaan status.

Memang betul itu berpengaruh terhadap proses kehidupan namun itu tidak berpengaruh kepada produktifitas. Kita memiliki waktu yang sama 24 jam dengan orang lain, Mereka bisa memaksimalkan waktu tersebut untuk menghasilkan karya, mengapa kita malah hanya memaksimalkan keluhan?

Para Orang sukses ternyata memiliki pola kebiasaan dan mindset yang berbeda, dan itu ternayata yang membedakannya. Nah agar tidak terjebak dalam keluhan di tengah kelebihan informasi internet berikut beberapa tips yang dilakukan orang sukses agar produktif.

1. Memiliki TO DO LIST


Seperti kata para orang sukses, Kita akan dibanjiri notif atau pemberitahuan ketika bangun tidur mulai dari WhatApps, FB, Twitter, Instagram, Youtube, dari Orang tua, anggota keluarga, tetangga hingga hewan peliharaan. Tanpa adanya to do list kita akan membuang-buang waktu dan akan terjebak ke salah satu notif di atas.

Mungkin saja ketika bangun tidur yang pertama di cek adalah Instagram, yang tadinya hanya cek saja, tiba-tiba malah scroling dan tanpa disadari telah beberapa jam dan ini fakta sering terjadi.

To do list adalah list daftar skala prioritas yang disusun dan berdasarkan waktu yang dibutuhkan. Sehingga tidak ada istilah berlama-lama mengecek Instagram atau FB jika tidak ada di to do list.

Biasanya orang sukses memiliki to do list yang jelas dan bahkan ada orang yang menangani jadwal tersebut secara pribadi, Yups pekerja sekretaris pribadi.

Jadi jika tidak memiliki sekretaris pribadi mulailah diri sendiri untuk menjadi pembatasnya dan susun to do list dengan rapih. Jadi scroling sosial media jika dirasa memang butuh yang tentukan waktu dan lama durasinya.

Tips selanjut baiknya di list pertama agar produktif fokus kepada karya yang dikerjakan atau dibuat seperti menulis, menggambar atau membuat susunan pekerjaan.

2. Menggunakan teknik Podomoro atau 25 menit bekerja 5 menit Istirahat


Menurut penelitan manusia hanya bisa Fokus kurang lebih selama 30menit sisanya tingkat fokus akan menurun. Nah teknik podomoro ini berdasarkan penelitan tersebut, Kita hanya Fokus bekerja 25menit lalu istirahat selamat 5 menit, kemudian bekerja kembali selama 25 menit kemudian istirahat kembali selama 15-30 menit dilakukan secara berulang.

Pola tersebut dilakukan agar otak tetap Fresh sehingga tingkat fokus kembali optimal, Jadi jangan dipaksakan bekerja secara nonstop karena tidak baik dan tentu bukan malah lebih produktif tapi malahan akan stuck. Sering dong mengalami stuck? Yups karena terlalu memaksakan. Jadi tetap perlu istirahat juga seperti teknik podomoro.

3. Hindari Mulitasking

Multitasking adalah melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam kurun satu waktu. Ternyata melakukan multitasking menurut penelitian akan mengurangi produktifitas sampai 40% lho. Yups Bukan malah selesai cepat malah akan menambah beban pekerjaan saja.

Jadi fokuslah mengerjakan satu persatu lalu lalukan pekerjaan lainnya, Yups itu gunanya to do list juga. Dan MasyaAllah ini juga tercantum didalam Al Quran juga.

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, "

Surat Al-Insyirah Ayat 7


4. Mengurangi hal yang tidak berguna

Kamu tahu mengapa bos facebook mark zuckerberg memiliki satu warna baju saja? 

Begitu juga Pendiri Aple Steve Jobs hanya memiliki satu model dan warna, Yups baju hitam dan celana jeans. 

Alasannya sederhana, karena pilihan akan menguras tenaga dan waktu, semakin banyak pilihan semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk memutuskan dan tentu akan menguras tenaga.

Coba bayangkan kalau cewek sedang memilih baju untuk pergi, pasti bisa lama kan? Nah orang sukses mengurangi hal seperti itu karena itu akan menguras energi dan waktu.

Jadi jangan biarkan energi dan waktu anda terbuang percuma fokuskan kepada to do list yang berguna.

Oh ya akhir-akhir muncul juga golongan minimalist yang seperti di jepan hanya memiliki prabot rumah tangga yang simpel dan tidak banyak, untuk mengurangi pilihan dan kesempukan.

Mungkin di era sekarang yang paling banyak adalah mengurangi jumlah waktu scroling di sosmed.

5. Komitmen dengan Punish dan Reward

Tanpa adanya Komitmen tentu semua percuma, karena mungkin akan berjalan satu atau dua hari saja sisanya kembali malas. Maka Komitmen dengan Punish dan Reward adalah salah satu trik agar motivasi terjangga menjalankan to do list.

Penghargaan yang dilakukan melakukan sesuai to do list adalah suatu keberhasilan yang patuh dihargai. Misal mengurangi waktu scroling maka anda sendiri akan memberikan uang jajan tambahan pada diri sendiri dan jika anda gagal melakukan sesuai to do list maka anda akan lari keliling kompek mungkin.

Nah bahkan orang sukses melakukan lebih ekstrim yaitu dengan nazar jika mencapai target to do list. jika teman-teman sering ikut workshop tentu hal ini sudah paham betul tentang komitmen punish dan reward.

6. Konsisten


Seperti kata Mas Ipho Santosa memulai adalah menyesaikan setengah perkerjaan, setengahnya lagi adalah konsisten. Jadi jika belum konsisten anda belum menyelesai pekerjaan dengan benar.

Dan semua yang dilakukan konsisten akan menghasilkan buah yang manis, semua orang sukses melakukan pekerjan secara total tidak setengah-setengah maka konsisten lah. 

Konsisten adalah Kunci untuh bisa memetik buah yang matang.


Baca juga 5 Teknik Closing Ampuh dalam penjualan