Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Quotes Pramoedya Ananta Toer Tentang Kepenulisan yang bikin semangat

 

Siapa seh yang tidak kenal penulis Promoedya Ananta Toer atau yang sering dikenal Pak Pram namanya harum dan abadi bukan hanya di Indonesia tapi di luar negeri. Yup beliau telah menulis kurang lebih 50 buah buku yang sudah diterjemahkan kurang lebih 41 bahasa asing, Ya 41 bahasa asing mungkin juga lebih, bagaimana tidak harum dan membanggakan.

Salah satu bukunya yang terkenal adalah Bumi Manusia yang baru-baru ini telah diangkat ke layar lebar. Padahal karya tersebut sudah cukup lama dibuat namun sampai sekarang masih terus menjadi salah satu karya yang dibaca dan diperbincangkan.

Beliau aktif dan produktif menulis karena beliau juga paham betul tentang manfaat menulis seperti yang pernah admin tulis sebelumnya 7 Manfaat Menulis yang Menakjubkan

Nah agar lebih jelas lagi apa arti menulis menurut legenda Pak Pram berikut admin sajikan dalam bentuk quotes pak Pram.

1. "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."

Yups terbukti tulisan pak Pram sampai sekarang abadi dikenal diseluruh dunia, bukan hanya itu semua perasaan, tangisan, tawa, kekecewaan hingga amarah beliau bisa kita rasakan dalam sebuah karya yang menakjubkan.

Itulah salah satu manfaat menulis semua perasaan yang kita rasakan bisa didengar oleh banyak orang sehingga menjadi sebuah bukti ada sebuah hati yang pernah merasakan keresahan atau sebuah petualang perjalanan hidup. 

Bagaimana tidak romantis sebuah perasaan cinta yang kita sampaikan tersampaikan kepada orang lain juga dan ikut marasakan perasaa tersebtu sebuah keabdian yang romantis.

2. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Sudah ribuan tahun umur dunia tentu banyak orang pintar yang bermunculan namun hanya sebagian orang yang diingat, Yups beberapa dari mereka yang telah menciptakan karya terutama tulisan seperti karya-karya besar ilmuwan matematika Ibu syna. Jasad mereka mungkin tidak abadi tapi kehadiran mereka abadi.

Nah apalagi dijaman sekarang tulisan semakin dihargai, bukan hanya menulis adalah bekerja untuk keabdian namun juga bisa menghasilkan untuk hidup lalu mengapa tidak mulai menulis?

3. "Menulis adalah sebuah keberaniaan"


Banyak penulis tajam yang mengkritik pemerintahan atau mereka yang menyeruakan suara hati dengan lantang dalam tulisan. Bagaimana mereka tidak berani? yups mereka itu lah yang tidak takut mati dilenyapkan rezim demi kebenaran.

Dalam arti lebih sempit lagi, Menulis adalah sebuah keberanian karena banyak orang yang malas memulai dengan berbagai alasan seperti malas, menyepelekan, takut dikritik, takut tidak berguna, dan banyak ketakutan lainnya.

Jadi apakah kamu penakut?

4. “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna”


Yups admin rasakan sendiri, dari hanya niatan ngeblog dan hanya menulis saja yang ingin ditulis, tanpa disadari tulisan semakin banyak dan pada akhirnya ada penerbit yang menghubungi admin untuk menjadikan buku, dan buku tersebut pun telah terbit.

Tipsnya seperti dikatakan dalam quetes di atas, Tulis saja apa aja, karena proses akan menemukan jalannya sendiri akan kemana langkah selanjutnya.

5. “Menulislah sedari SD, apa pun yang ditulis sedari SD pasti jadi”


Admin pernah terkejut dengan tulisan pidi baiq yang seorang penulis hebat juga, Beliau menyimpan tulisan masa SMA yang kemudian publikasikan sekrang. Dia masih menyimpan coretan-coretan dibuku pelajarannya yang berupa puisi atau lagu, dan kini karya tersebut menjadi sangat terkenal dan tentu menghasilkan pundi-pundi yang terpenting dinikmati banyak orang lagi.

Nah mungkin itulah makna dari quetes Pak pram tersebut, jadi mulai menulis lah dari dini karena suatu saat tulisan masa dini pun memiliki sudut pandan yang berbeda, unik sehingga sesuatu yang menarik.

6. “Sebagai pengarang saya masih lebih percaya kepada kekuatan kata daripada kekuatan peluru yang gaungnya hanya akan berlangsung sekian bagian dari menit, bahkan detik”


Yups tulisan kadang lebih tajam dari peluru, apalagi jaman internetan sekarang yang informasi menyebar begitu cepat, Bagaimana sebuah tulisan mengubah sesuatu yang global dan ini sering terjadi. Seperti contoh tulisan elon musk yang membuat harga saham meroket dengan tajam atau turun drastis.

7. “Menulis buat saya adalah perlawanan. Di semua buku saya, saya selalu mengajak untuk melawan. Saya dibesarkan untuk menjadi seorang pejuang.”-


Jika kita tidak punya harta atau pun senjata, namun kita masih punya tinta dan pemikiran yang tajam mengapat kita berhenti jadi pejuang? Seperti kata pak Pram Menulis adalah perlawanan. Perjuangan masih panjang, jadi saatnya mulai bergerak menulis. Mulailah menari dengan tinta dan pemikiran mu kawan.