Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mencari Ide Bisnis dan Memulai bisnis agar langsung LARIS

Bagi sebagian orang memulai bisnis tidaklah mudah apalagi orang yang terbiasa bekerja dan orang yang sering hitung-hitungan. Biasanya Setelah berhitung bukannya langsung buka bisnis malah kebanyakan makin semakin takut, karena ketakutakan yang sebenarnya belum terjadi seperti takut tidak laris, takut sepi hingga takut tidak balik modal.

Maka seperti kata mas Ipho Santosa benar memulai bisnis itu adalah setengah perjalanan dari bisnis, setengahnya lagi adalah berusaha mempertahankannya. agar ketakukatan membuka bisnis diminimalisir, sebenarnya ada kuncinya.

"Para pakar bisnis pun tidak tahu bisnis mana yang menguntungkan namun para pakar bisnis tahu mana yang bakal laris"

Coba cermati kalimat di atas, ada perbedaan yang mencolok antara yang bisnis yang menguntungkan dan bisnis yang bakal laris. Nah agar tidak bingung mimin kasih dengan sebuah contoh.

Contoh bisnis yang bakal laris adalah jualan minyak goreng, jualan bensin hingga jualan beras. Nah prodak seperti ini pasti laris asal harga murah. Yups namun belum tentu untung, karena prodak seperti ini prodak kebutuhan dan tingkat perbedaannya sangat tipis sehingga harga satu-satunya pembeda yang mencolok.

Contoh bisnis yang menguntungkan namun tentu belum tentu laris, seperti jualan lifystyle seperti jualan pakaian yang didesain tertentu. Pada tahap ini prodak kebutuhan diupgrade menjadi barang yang berbeda sehingga nilai harga bisa bertambah drastis.

Nah dengan memahami hal tersebut mencari ide bisnis yang kemungkinan bakal laris jadi lebih gampang, Yups dengan cara meniru prodak laris dan memodifikasi sehingga lebih baik atau beda atau menjalin kerjasama sehingga bisa meniru persis.

Nah agar Lebih jelas lagi, berikut Ide-idenya Bisninya.

1. Cari penjual Kaki Lima atau pedagang keliling di desa tetangga atau daerah lain yang laris, Kita tiru dan modifikasi sehingga lebih baik.


Nah sering dong jajan makanan kaki lima atau pedagang keliling, coba perhatikan pedangan mana yang laris terus di tiap harinya. Nah pasti hal tersebut tidak lah terlalu sulit, Jika sudah ketemu teman-teman tinggal membeli dan coba ajak ngobrol agar setidaknya ada gambaran mengenai resep dan cara bisninya.

Lalu teman-teman tinggal mencoba didaerah teman-teman. Nah hal seperti ini biasanya tokcer bisa bikin laris. Konsep ini sebenarnya meniru teknik Franchise namun dalam sekala kecil.

2. Cari penjual Kaki lima atau pedagang Laris di desa tenggga Nah ajak kerjasama untuk buka di daerah teman-teman.


Prinsipnya hampir sama dengan nomer 1 namun bedanya kita ajak kerjasama langsung dengan pedagangnya agar si pedagang membagikan resep dan cara bisnisnya. Dengan kerjasa bagi hasil seperti ini bisnis jadi lebih mudah. Teman-teman bisa tawarkan nanti bahan-bahan beli langsung dari si pedagang sehingga si pedagang bisa mendapatkan untung dari jualana bahan baku tersebut.

3. Jualan Yang Laris di Kota jual di desa

Nah teknik seperti ini sangat famous atau terkenal, pasti barang yang laris dikota tinggal tunggu saja datang ke desa. Nah Tipsnya adalah tinggal dulu-duluan aja cari prodak dan risetnya. Siapa yang gesit dengan peluan tersebut dia yang bakal menang.

4. Cari Prodak yang Laris di desa jual ke Kota


Nah ini kebalikan dari yang nomer 3, Barang di desa tentu ada barang harta karunnya, seperti contoh ubi cilembu yang sudah terkenal di desa kemungkinan besar bakal laris di kota juga. Nah banyak banget tuh barang harta karun di desa apalagi Indonesia terkenal dengan kulinernya.

5. Cari Prodak yang Laris di luar Negeri jual ke lokal


Yups ini juga hal yang paling simple namun tentu perlu sedikit keahlian dan dana. Biasanya disebut barang Import, Barang trends dari luar negeri biasanya tinggal tunggu waktu saja datang ke Indonesia. Nah jika tahu peluangnya bisa segera esekusi.

6. Barang Lokal laris Jual Ke Luar Negeri


Nah ini kebalikan dari nomer 5, Yups biasanya disebu ekspor. Nah banyak tuh pemain lokal yang males eksport karena banyak kendala. Namun jika teman-teman punya skill dan dananya, teman-teman bisa melakukan eskport sehinggat turut membantu menjualkan prodak dalam negeri.

Selain dapat untung juga bisa membantu pedagan lokal hingga membantu pemerintah menaikan devisa. Atau istilah kerennya pahlawan devisa.

7. Jual Barang Laris di Offline jual Ke online


Ingat tidak semua prodak yang offline tersedia di online, nah ini merupakan peluang juga. Seperti jualan air laut sachetan yang laris dan viral. Idenya simple namun memang hal tersebut suatu kebutuhan juga. Orang tidak kepikiran kan? brilian

8. Jualan barang laris di Online juala ke offline


Yups ini juga sebaliknya tidak semua jualan online ada di offline. Nah biasanya banyak tuh jualan online yang sedang hot seperti contohnya rak sepatu di atas lagi hot di online, Nah teman-teman tinggal buka lapak saja di pinggir Jalan kemungkina laris manis.

9. Kombinasikan prodak 1-8


Jika teman-teman sudah melakukan salah satu tahap di tips nomer 1-8. Nah kenapa tidak tambah chanel saja dengan melakukan kombinasi tips 1-8. Misal jualan laris di desa jual ke kota juga jual ke luar negeri atau aja kerjasama pedagan lainnya.

Tapi ingat jangan langsung semua tahap dilahap, pertahap saja agar tidak memberatkan dan menyusahkan


Semoga bermanfaat

Baca juga 5 Tempat untuk Beli Barang Grosiran di Bandung yang Murah